Kuliah Umum Kependudukan

Jember, 7 Desember 2015

Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Ir. Dwi Listyawardani, M.sc, Dip.. Com., menyampaikan bahwa persoalan pertumbuhan pendudukan tidak hanya berbicara Keluarga Berencana (KB). Namun menurutnya persoalan kualitas hidup, kemiskinan, pendidikan dan kesehatan juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

Hal itu disampaikan dalam acara kuliah umum di Gedung Soetardjo Universitas Jember dengan tema “Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga di Indonesia,” yang digelar oleh Universitas Jember bekerjasama dengan BKKBN Jawa Timur.

Menurutnya saat ini Indonesia sedang dihadapkan dengan beragam persoalan terkait dengan kependudukan. “Mulai dari gizi buruk, kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan dan persoalan kependudukan lainnya,” tuturnya.

 Ir. Dwi Listyawardani mengungkapkan, diwilayah Jawa Timur saja rata-rata lama sekolah masyarakatnya masih sangat rendah. “Kalo dirata-rata hanya 5,5 tahun lama masyarakat sekolah, ini artinya masih banyak masyarakat yang belum mengenyam bangku sekolah,” ungkapnya.

Namun dirinya mengaku bangga pada Universitas Jember karena menjadi satu-satunya universitas yang memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kependudukan. “Ini sungguh luar biasa sekali karena mahasiswa Unej memiliki kepedulian yang sangat besar pada persoalan kependudukan kami sangat mengapresiasi hal ini dan kami berjanji akan memberikan dukungan secara penuh,” pungkasnya. (Mj)

Leave us a Comment