Kualitas Layanan Bagi Mahasiswa Asing Perlu Ditingkatkan

IO_Standar_UNEJ-630x330px

Jember, 8 Maret 2017

Kualitas perguruan tinggi di Indonesia makin baik, perkembangan yang positif ini membuat banyak mahasiswa asing tertarik untuk kuliah di Indonesia. Konsekuensinya, tenaga pendidik dan kependidikan di perguruan tinggi dituntut untuk menyiapkan diri agar mampu melayani mahasiswa asing yang secara budaya berbeda. Beranjak dari fakta ini, International Office Universitas Jember yang banyak berhubungan dengan mahasiswa asing menggelar workshop bertema “Peningkatan Standar Pelayanan Internasional Civitas Akademika Asing untuk Tenaga Kependidikan”. Workshop tersebut digelar di lantai 3 Gedung Mas Soerachman, dan diikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari jajaran pimpinan, baik yang berasal dari rektorat, dekanat maupun unit kerja (8/3).

Penyampaian materi dilakukan secara apik dan menarik oleh ketiga pembicara, yang hadir dalam kegiatan ini. Selain Wakil Rektor II Universitas Jember, Drs. Wachju Subchan, M.S., Ph.D, juga hadir dua pemateri lain yakni Meilinda, S.S., M.A selaku Kepala Biro Administrasi dan Kerjasama Pengembangan Institusi (BAKP) Universitas Kristen Petra, dan Dian Ekowati, S.E., M.Si., M.Appcom., Ph.D selaku Kepala International Office and Partnership Universitas Airlangga.

Dalam workshop yang dilaksanakan dengan format diskusi panel tersebut, Meilinda dan Dian menyampaikan bagaimana pengalaman dan suka-duka yang dirasakan dalam memberikan pelayanan terhadap sivitas akademika asing yang datang ke kampus masing-masing. Keduanya juga menyampaikan bagaimana perjalanan mereka dalam merintis sejak awal pelayanan yang layak diberikan kepada tamu asing. “Pelayanan terhadap sivitas akademika asing sebenarnya bertumpu kepada masing-masing institusi yang tentu memiliki budaya lokalnya sendiri. Semua pelayanan tersebut sifatnya situasional,” ujar Dian.

Dian lantas menambahkan, guna memberikan layanan prima, kesiapan sumber daya merupakan hal utama yang perlu dipersiapkan dengan baik. Misalnya kemahiran dalam berbahasan asing khususnya Bahasa Inggris, pemahaman atas protokol akademik, serta perilaku dan sikap bagaima yang seharusnya diberikan oleh seorang tenaga kependidikan. “Salah satu usaha yang ditempuh oleh IOP Universitas Airlangga adalah dengan melakukan admin staff exchange ke luar negeri,” tuturnya. Menurutnya, kegiatan staff admin exchange, dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan kepada mahasiswa asing.

Sementara itu, Wakil Rektor I, Zulfikar, Ph.D., dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa workshop ini sangat penting, mengingat Universitas Jember rutin menerima mahasiswa asing, sehingga kesiapan perlu ditingkatkan tidak hanya di tingkat universitas saja, namun juga di tingkat unit kerja. “Tidak hanya menerima mahasiswa asing, saat ini seluruh unit kerja di Universitas Jember ini sudah banyak yang mengadakan kerjasama dengan pihak asing, maka tentu saja workshop ini penting untuk digelar guna meningkatkan pelayanan yang bertaraf internasional,” jelas Zulfikar.

Sabta Diana selaku ketua panitia kegiatan berharap, dengan worshops kali ini akan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa asing, sehingga langkah Universitas Jember untuk menindaklanjuti upaya internasionalisasi lembaga dapat terlaksana. “Kami juga berharap ada program admin staff exchange ke luar negeri, untuk menambah pengalaman kami,” pungkasnya.(lid/del)

Leave us a Comment