KPRI Universitas Jember Bangun Pusat Bisnis Senilai 5,4 Milyar Rupiah

KPRI_unej-620×279

Jember, 20 Desember 2016

KPRI_unej_2

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Universitas Jember mulai membangun pusat bisnis senilai 5,4 milyar rupiah yang terletak di bilangan Jalan Sumatera, Jember. Tahapan pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama secara simbolis oleh Wakil Rektor III Universitas Jember, M. Sulthon Masyhud, dengan disaksikan para pengurus KPRI Universitas Jember dan undangan lainnya (10/12). Menurut rencana, pembangunan pusat bisnis berupa bangunan perkantoran dan rumah toko (ruko) ini akan rampung dalam enam bulan ke depan.

Menurut Ketua KPRI Universitas Jember, Muh. Miqdad, yang ditemui di sela-sela kesibukannya (20/12), pembangunan pusat bisnis ini merupakan usaha menjawab kebutuhan pengembangan KPRI Universitas Jember. “Gedung KPRI di Jalan Kalimantan sudah tidak mampu menampung aktivitas administrasi perkantoran dan bisnis yang dilakukan oleh KPRI Universitas Jember. Nantinya, gedung KPRI yang berada di Jalan Kalimantan akan fokus sebagai toko, sementara kegiatan administrasi perkantoran bakal pindah ke gedung baru,” ujar Muh. Miqdad  yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ini.

Nantinya, Pusat Bisnis KPRI Universitas Jember berupa bangunan dua lantai yang dibangun di atas tanah seluas 2.200 meter persegi. Selain bakal dipakai oleh KPRI Universitas Jember, areal perkatoran dan ruko juga akan disewakan. Hebatnya lagi, seluruh biaya pembangunan Pusat Bisnis KPRI Universitas Jember berasal dari keuntungan usaha dan simpanan wajib anggota KPRI Universitas Jember. “Sampai dengan bulan November 2016, KPRI Universitas Jember mengelola aset kurang lebih sebesar 83 milyar rupiah,” ujar M. Jazuli, Sekertaris KPRI Universitas Jember yang siang itu turut menemani perbincangan.

Sementara itu Wakil Rektor III Universitas Jember memuji kerja keras dan usaha segenap pengurus KPRI Universitas Jember yang mampu mewujudkan cita-cita untuk memiliki Pusat Bisnis. “Semoga pendirian Pusat Bisnis KPRI Universitas Jember membawa manfaat nyata bagi seluruh anggota, Universitas Jember dan masyarakat Jember. Saya berpesan agar pengurus KPRI Universitas Jember mampu membawa amanah koperasi, yakni dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota,” ujar M. Sulthon.

Untuk diketahui, KPRI Universitas Jember berdiri semenjak tahun 1979 dan memiliki anggota yang terdiri dari karyawan Universitas Jember dan Politeknik Negeri Jember. Selain mengelola usaha toko, KPRI Universitas Jember juga membuka usaha jasa dan simpan pinjam. “Untuk program ke depan, kami berencana memberikan fasilitas bagi anggota yang memiliki usaha, seperti memberikan kemudahan modal atau kerjasama memasarkan produk milik anggota di toko kami,” pungkas M. Jazuli. (iim)

Leave us a Comment