Komunitas RAR (Remaja Anti Rokok): Program Kesehatan Unggulan Mahasiswa Kelompok 5 PBL II FKM UNEJ

Jember, 21 Agustus 2015

Hipertensi merupakan salah satu penyakit prioritas dari hasil MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) yang disepakati oleh masyarakat Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Pelaksanaan MMD merupakan tindak lanjut dari hasil analisis situasi yang dilakukan oleh Kelompok 5 Pengalaman Belajar Lapang II (PBL II) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Hasil analisis situasi tersebut ditemukan beberapa masalah kesehatan di masyarakat termasuk hipertensi sebagai prevalensi tertinggi ketiga diantara penyakit degeneratif lainnya.

Salah satu faktor penyebab terjadinya hipertensi adalah tingginya jumlah perokok aktif di masyarakat Kemuning Lor. Adapun prevalensi perokok aktif yang lebih memperihatinkan berasal dari kalangan remaja. Remaja merupakan sasaran utama produsen rokok untuk mengkomersilkan produknya tersebut. Oleh karena itu, demi menyuarakan bahaya rokok di kalangan remaja dan masyarakat maka kelompok 5 PBL II Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember (FKM UNEJ) berinisiatif untuk membentuk komunitas remaja anti rokok di SMPN 2 Arjasa sebagai program kerja unggulan kelompok PBL tersebut. Hal ini mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing Akademik Kelompok 5 yaitu Bapak Nuryadi, S. KM., M. Kes.

Pembentukan komunitas merupakan salah satu strategi program kesehatan yang bersifat sustainable. Demi mewujudkan kesuksesan program, Kelompok 5 bekerjasama dengan Komunitas Peduli Udara  Bersih (KOPDAR) yang dibimbing oleh Ibu Dewi Rokhma S.KM., M.Kes.

“Harapannya Komunitas RAR (Remaja Anti Rokok) bisa menjadi bagian dari perjuangan KOPDAR di Kecamatan Arjasa” Tutur Bu Dewi.

Pelatihan dan pembentukan komunitas anti rokok dilaksanakan pada tanggal 18-19 Agustus 2015 bertempat di gedung perpustakaan SMPN 2 Arjasa. Pelatihan ini diikuti oleh 15 siswa-siswi terpilih dari kelas VIII dan IX. Pelatihan dan pembentukan komunitas mendapat apresiasi yang baik dari Kepala Sekolah dan segenap guru SMPN 2 Arjasa. Selama dua hari berturut-turut guru SMPN 2 Arjasa dan wakil kepala sekolah mendampingi siswa-siswinya tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pak Nuryadi S.KM., M.Kes untuk melihat remaja pejuang kesehatan di SMPN 2 Arjasa sekaligus memantau jalannya capacity building.

“Pelatihan dan Pembentukan Komunitas Remaja Anti Rokok adalah salah satu program kreatif kelompok 5 untuk mengatasi masalah kesehatan hipertensi sejak dini.” Tutur Pak Nuryadi.

            Beberapa materi unggulan diberikan kepada peserta, mulai dari bahaya rokok bagi kesehatan, Peraturan larangan merokok di Indonesia, Media promosi kesehatan, manajemen dalam komunitas dan Pengenalan KOPDAR sebagai induk Komunitas RAR. Selain materi tersebut, terdapat pula outbond berupa pemecahan studi kasus, tebak kalimat slogan anti rokok dan asah pola pikir remaja.  Di akhir sesi, pada tanggal 19 Agustus tepat pukul 10.50 terbentuklah komunitas RAR (Remaja Anti Rokok) SMPN 2 Arjasa, adik Khomzah terpilih sebagai ketua komunitas RAR dan dibantu oleh pengurus inti lainnya dan dua divisi kerja, yaitu divisi pencari fakta dan divisi promosi.

Antusiasme dan interesting peserta sangat terlihat dari hari pertama hingga akhir acara. Salah satu indikatornya berupa partisipasi aktif peserta dalam melakukan diskusi interaktif, pemberian feed back serta keberanian mereka mengajukan diri untuk mengisi struktur komunitas RAR. Selain itu, peserta selalu datang di awal waktu. Sehingga acara dimulai lebih awal dari perencanaan.

Kedatangan Komunitas Peduli Udara Bersih (KOPDAR) menambah motivasi peserta untuk lebih mantap membentuk komunitas RAR. Pembina KOPDAR juga berinisiatif untuk mengundang pengurus inti komuntas RAR dan ketua divisi dalam acara capacity lanjutan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. Diakhir sesi, peserta melakukan ikrar komunitas yang dibimbing oleh perwakilan kelompok 5 PBL II FKM UNEJ dan wakil ketua KOPDAR. Dalam ikrar tersebut tercantum 15 nama anggota komunitas RAR yaitu: Angga Mahendra, Siti Holifah, Samsiatul Hasanah, Rian Arfandi, Alifia Nurjannah, Agusti Irawan, M. Eko Wahyudi, Riska Hidayati, Rudianto, Anggi, Asmar, Dandi Mohammad Yunus, Riadunasih, Umul Atika, dan Karimatul Khomsah. Sedangkan dari kelompok 5 yaitu: Rizal Bachtiar, Lutfi Imansari, Gesang Satrio, Rohmati, Renny Arista, Puput Dewi, Wiska Irfaiyah, Andita Cindy, Friska Marla, Lea Sevira, Hariya Wisnu, Syafrilia, dan Icha Romadhaniyati. Adapun perwakilan dari KOPDAR adalah Adi dan Theo serta pembina KOPDAR ibu Dewi Rokhmah. (Rohmah/Mj)

Leave us a Comment