Ketua BPK : Pemeriksaan Keuangan Untuk Kesejahteraan Rakyat

Jember, 7 Maret 2016

            Pemeriksaan keuangan pada dasarnya memiliki tujuan akhir untuk kesejahteraan rakyat. Pernyataan ini dilontarkan oleh Dr. H. Harry Azhar Azis, MA., Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, saat memberikan kuliah umum di hadapan sivitas akademika Universitas Jember (4/3). “Makin banyak lembaga, kementerian dan pemerintah daerah yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), namun patut dipertanyakan bahwa opini WTP sepertinya tidak berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas doktor lulusan Amerika Serikat ini. Oleh karena itu menurut Dr. H. Harry Azhar Azis, MA, ke depan BPK akan memfokuskan diri pada pemeriksaan kinerja.

Dr. H. Harry Azhar Azis, MA kemudian memaparkan data dan fakta terkait hal ini. Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tahun 2014 memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), turun dari tahun sebelumnya yang memperoleh opini WTP. “Namun angka pengangguran dan angka kemiskinan di Provinsi Jawa Timur malah berkurang. Contoh ini menunjukkan belum ada korelasi yang jelas antara opini dan indikator tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Oleh karena itu, BPK akan menyiapkan kebijakan pemeriksaan yang bisa mengukur pengelolaan dan alokasi belanja negara atau belanja daerah dalam upayanya untuk mencapai indikator-indikator kesejahteraan rakyat. Selain itu, BPK membuat kebijakan memprioritaskan pemeriksaannya pada program/bidang yang terkait dengan penciptaan lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, mengurangi pengangguran, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dan lain-lain. Itu semua adalah program-program yang langsung berkaitan dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Pada 2015, BPK melakukan pemeriksaan kinerja pada program penanggulangan kemiskinan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BPK, Dr. H. Harry Azhar Azis, MA memuji laporan keuangan Universitas Jember yang mendapatkan penilaian baik. “Laporan keuangan Universitas Jember terpilih menjadi salah satu laporan keuangan perguruan tinggi negeri yang diperiksa oleh BPK. Jika dinilai dengan standar pemeriksaan BPK untuk Laporan Keuangan Kementerian, maka sudah bisa mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian,” kata Ketua BPK yang menyampaikan kuliah umum bertema BPK, Pengelolaan Keuangan Negara dan Kesejahteraan Rakyat.

Pada kegiatan kuliah umum ini, Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, juga berkesempatan memberikan piagam penghargaan kepada Ketua BPK RI, Dr. H. Harry Azhar Azis, MA. Pemberian piagam penghargaan ini salah satunya dilandasi oleh jasa Dr. H. Harry Azhar Azis, MA dikala menjadi Ketua Badan Anggaran DPR RI. “Beliau adalah salah satu inisiator dana abadi pendidikan yang kini dikelola melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Salah satu programnya adalah beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi,” ujar Rektor di hadapan hadirin yang terdiri dari pimpinan dan mahasiswa di Universitas Jember, perwakilan PTN dan PTS di Jember dan sekitarnya, serta pemerhati masalah kebijakan publik. (iim/dian)

Leave us a Comment