Kenalkan Budaya Dan Potensi Wisata Jember Kepada Mahasiswa Manca Negara

Jember, 3 November 2015

Ragam budaya Indonesia merupakan kekayaan yang harus senantiasa dilestarikan agar tidak sampai diakui oleh negara lain. Beragam cara bisa dilakukan dalam upaya melestarikan budaya dan memperkenalkan pada negara lain, seperti yang dilakukan oleh Universitas Jember melalui acara “University of Jember 1st International Cultural Camp (UJICC).”

Kegiatan ini digelar sebagai salah satu bentuk pelestarian dan pengenalan budaya Jember ke dunia internasional yang sudah digelar sejak tanggal 30 Oktober lalu dan akan berakhir pada tanggal 12 November mendatang. Dalam program ini, para mahasiswa dari mancanegara yang diundang oleh Universitas Jember untuk bersama-sama belajar tentang banyak hal baik dalam bidang sosial, budaya, dan lingkungan dalam acara culture camp.

Sesuai dengan tujuan yang telah dibangun, maka pendidikan dalam program ini lebih diarahkan pada pengembangan potensi alam, sosial dan budaya yang ada di lingkungan masyarakat Kabupaten Jember pada umumnya, serta Universitas Jember pada khususnya.

“Jember kan memiliki ragam budaya yang khas dari masyarakat madura, jawa, osing atau semua itu yang lebih kita kenal sebagai budaya Pendalungan, jadi selama di Jember mereka akan dikenalkan pada semua aktivitas masyarakat serta potensi wisata yang ada di Jember,” ujar Agung Purwanto Kepala Humas Universitas Jember.

Menurutnya pria yang akrab disapa Agung ini, UJICC merupakan program internasional yang ditawarkan oleh Universitas Jember kepada mahasiswa asing di universitas mitra kerjasama di luar negeri dalam pengenalan budaya dan lingkungan di Universitas Jember.

“Program ini diciptakan untuk mencapai tujuan Universitas Jember untuk menjadi Universitas Kelas Dunia. UJICC dikoordinasikan oleh Kantor Internasional (IO) Universitas Jember dan beberapa fakultas terkait di lingkungan Universitas Jember,” imbuh Agung.

Agung menambahkan, dalam kegiatan UJICC memberikan siswa internasional pengalama dan kesempatan baru untuk belajar tidak hanya soal budaya tetapi juga pemahaman tentang kearifan lokal, ekologi dan pertanian Kabupaten Jember.

“Tujuan mendasar dari program ini adalah untuk memperkenalkan Universitas Jember, Kota Jember dan sekitarannya, Bahasa Indonesia dan budaya lokal kepada dunia melalui mitra internasional Universitas Jember,” pungkas Agung. (Mj)

Leave us a Comment