Kabag Humas BNN : Kampus Harus Waspadai Mahasiswa Abadi

Jember, 10 September 2016.

Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), Kombes. Pol. Slamet Pribadi, menghimbau pihak kampus agar mewaspadai mahasiswa yang tidak kunjung lulus, atau biasa dikenal sebagai mahasiswa abadi. Pasalnya dari pengalamannya melakukan operasi pemberantasan narkoba di lingkungan perguruan tinggi, seringkali mereka ini menjadi pemakai narkoba, bahkan pengedar. Menurut Slamet, selain mahasiswa abadi, pihak kampus hendaknya juga mewaspadai oknum tertentu yang sering berada di lingkungan kampus tanpa alasan yang jelas. Sinyalemen ini diutarakan Slamet Pribadi seusai menyampaikan orasi dalam upacara wisuda periode I tahun akademik 2016/2017 Universitas Jember di gedung Soetardjo (10/9).

Bahkan dalam orasinya, Slamet Pribadi yang diundang dalam kapasistasnya sebagai alumnus Universitas Jember, meminta secara khusus kepada Rektor agar memberlakukan kebijakan larangan kegiatan akademik dan kemahasiswaan setelah jam 10 malam. “BNN mengharapkan agar setelah jam 10 malam, lingkungan kampus harus clean and clear. Tingkatkan patroli lingkungan kampus oleh pihak keamanan. Sebab dari pengalaman kami, jam 11 hingga dini hari adalah waktu yang paling rawan disalahgunakan, termasuk penyalahgunaan narkoba. Selain itu, jalin kerjasama dengan semua pihak dalam rangka pengawasan rumah kost,” ujar alumnus Fakultas Hukum Universitas Jember angkatan tahun 1979 ini.

Peringatan pria kelahiran Banyuwangi ini bukan tanpa sebab, pasalnya dari data BNN, tercatat 27,32 persen pemakai narkoba berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Sementara untuk porsi terbesar masih didominasi pemakai dari kalangan pekerja, yakni mencapai 50,54 persen. “Oleh karena itu, BNN mendukung penuh program anti narkoba yang digagas oleh pihak kampus, dari mulai sisi akademik dengan pemberian muatan bahaya narkoba kepada seluruh sivitas akademika, sisi pencegahan, dan juga bidang pemberantasan,” kata Slamet Pribadi.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jember, Moh. Hasan, menginformasikan bahwa Kampus Tegalboto sudah memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan pembelajaran dan aktivitas kemahasiswaan setelah jam 10 malam. “Himbauan BNN tadi sudah sudah kita lakukan, selepas jam 10 malam sudah tidak ada lagi kegiatan di Kampus Tegalboto. Ternyata himbauan BNN senada dengan kebijakan kita,” ujar Moh. Hasan selepas mewisuda 800 lulusan Universitas Jember.

Dalam wisuda periode I tahun akademik 2016/2017, dari 800 wisudawan tercatat 190 lulusan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,50. Sementara itu 72 persen wisudawan lulus tepat waktu. Terdapat pula 157 lulusan yang selama kuliah dulu menerima beasiswa Bidik Misi. Menurut rektor, keberhasilan ini menunjukkan bahwa proses belajar mengajar di Universitas Jember telah berjalan dengan baik. “Saya menghimbau agar prestasi ini dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan melalui mekanisme Plan, Do, Check and Evaluation yang sudah kita terapkan,” tambah Moh. Hasan lagi.

Untuk strata 2 (S2), predikat peraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi diraih oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yakni Masrurul Hudah, S.Pi., M.M., dari Program Studi Magister Manajemen, dan Ari Sita Nastiti, SE., M.Akun dari Program Studi Magister Akuntansi. Istimewanya keduanya meraih IPK sempurna atau IPK 4,00 ! Sementara Mega Windayana, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, dengan IPK 3,86 meraih IPK tertinggi di tingkat strata 1. Sedangkan Nur Kholidah, A.Md dari Program Studi Usaha Perjalanan Wisata FISIP menjadi lulusan dengan IPK tertinggi di tingkat Diploma dengan IPK 3,88.

Berikut jumlah wisudawan periode I tahun akademik 2016/2017 Universitas Jember ;

No Fakultas S 2 S 1 S 0 Jumlah
1. Hukum 3 26 29
2. Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 6 35 11 52
3. Pertanian 1 5 6
4. Ekonomi dan Bisnis 13 99 54 166
5. Keguruan dan Ilmu Pendidikan 7 211 218
6. Ilmu Budaya 25 25
7. Teknologi Pertanian 18 18
8. Kedokteran Gigi 14 14
9. Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam 2 46 48
10. Kedokteran 1 1
11. Kesehatan Masyarakat 7 7
12. Teknik 69 49 118
13. Farmasi 25 25
14. Ilmu Keperawatan 54 54
15. Sistem Informasi 19 19
  J u m l a h 32 654 114 800

 

(iim)

Leave us a Comment