Jangan Jadi Bangsa Kuli !

Jember, 18 Agustus 2016

“Jangan jadi bangsa kuli !” Pesan Bung Karno ini kembali dikutip oleh Rektor Universitas Jember saat memberikan amanat dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan upacara Universitas Jember (17/8). Upacara kali ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru Universitas Jember angkatan 2016, beserta undangan lainnya. Menurut rektor, salah satu cara agar kita tidak jadi bangsa kuli adalah dengan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dengan baik.

“Masa depan negara ini terletak di tangan generasi muda, oleh karena itu bagi segenap mahasiswa terutama mahasiswa baru, tuntutlah ilmu agar dapat menjadi tuan rumah dan bukannya sekedar kuli di negeri sendiri,” tegas Moh. Hasan. Rektor juga mengingatkan bahwa persaingan ke depan akan makin ketat, karena era saat ini adalah era globalisasi. Kompetitor yang dihadapi tidak saja berasal dari dalam negeri, namun juga dari luar negeri seperti yang tampak saat pemberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Menurut Moh. Hasan, moment peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 tahun ini juga diharapkan menjadi moment untuk meneguhkan kembali kesetiaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Universitas Jember menampung mahasiswa dari seluruh nusantara yang menjadi miniatur Indonesia. Oleh karena itu selain menjadi tempat menuntut ilmu, mari jadikan kampus Tegalboto sebagai kampus Kebangsaan yang merekatkan semua suku, golongan dan agama di Indonesia,” ujar Rektor lagi.

Dalam upacara kali ini juga diserahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Universitas Jember yang telah bekerja selama 10. 20 dan 30 tahun. Terdapat tiga PNS yang menerima Satya Lencana Karya Satya 30 tahun, delapan orang untuk pengabdian 20 tahun, dan delapan belas orang untuk masa pengabdian 10 tahun. (iim)

Leave us a Comment