Jangan Ada Dikotomi Perguruan Tinggi Swasta Dan Negeri

Jember, 2 Oktober 2014

Begitu pameran secara resmi dibuka oleh Drs. Moh. Hasan, M.SC, Ph.D Rektor Universitas Jember, ratusan pengunjung langsung beramai-ramai memadati gedung Soetardjo Universitas Jember.  Mereka adalah para pelajar kelas XI dan XII dari SMA, MA dan SMK se-Besuki Raya yang ingin mendapatkan informasi pendidikan dari perguruan tinggi peserta “Pameran Pendidikan Perguruan Tinggi.”

Pada pameran pendidikan tahun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini enam perguruan tinggi asal Australia dan satu perguruan tinggi asal Filiphina juga turut serta meramaikan stand pameran. Selain itu perwakilan dari International Development Program (IDP) juga menjadi rujukan sumber informasi bagi para pengunjung yang hendak menempuh kuliah di luar negeri dengan fasilitas beasiswa.

“Ada 25 perguruan tinggi negeri dan swasta se-Besuki Raya yang meramaikan pameran ini ditambah Australia dan Filipina,” papar Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan MSc, PhD, saat membuka acara pameran.

Rektor menjelaskan, pameran pendidikan merupakan rangkaian acara dari festifal Tegal Boto. Dia berharap melalui paemeran pendidikan se-Besuki Raya tidak ada dikotomi universitas negeri maupun swasta. Namun menurutnya semua harus saling behu mwmbahu untuk memfasilitasi anak bangsa agar bisa mengakses kemudahan pendidikan yang lebih baik.

“Ini adalah langkah awal kita untuk maju bersama, kedepan kita akan merencanakan untuk melakukan seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri dan swasta se-Besuki Raya untuk penerimaan mahasiswa baru,” imbuhnya.

Pameran tahunan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Probolinggo, Drs. Rasyid Subagyo, MM yang dalam sambutannya meminta agar para siswa khususnya yang duduk di kelas XII dapat  memanfaatkan kesempatan pameran kali ini untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai perguruan tinggi. Pameran pendidikan ini dimotori oleh para guru Bimbingan Konseling yang tergabung dalam Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Kabupaten Probolinggo.

Tercatat ada 65 peserta pameran yang terdiri dari perguruan tinggi negeri dan swasta antara lain Universitas Jember, Universitas Airlangga, Universitas Negeri Malang,UIN Malang dan lainnya. Sementara dari perguruan tinggi swasta hadir Universitas Surabaya, SHS Hotel School, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta dan lainnya. Untuk diketahui, selain ikut serta dalam pameran di Probolinggo, Universitas Jember juga berpartisipasi dalam pameran pendidikan di Tulungagung dan  Surabaya beberapa waktu lalu. (iim)

Leave us a Comment