Hati-Hati, Jember Punya Komunitas Anti Korupsi

Jember, 15 Desember 2014

Ditengah maraknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia memunculkan banyak keprihatingan disemua kalangan masyarakat untuk mulai bergerak memeranginya. Tak terkecuali dengan 15 mahasiswa Universitas Jember dikoordinatori oleh Muhammad Zainuri. Mereka kemudian berinisiatif mendidirikan komunitas anti korupsi yang mereka namai FLAC (­Future Leader for Anti Corruption).

FLACJember bertekat akan memerangi korupsi dengan menanamkan nilai-nilai anti korupsi pada anak usia dini.Mereka akan memberikan edukasi dini kepada pelajar pada usia emas terutama pada pelajar kelas 3-6 Sekolah Dasar (SD) korupsi.Edukasi itu akan disampaikan melalui gerakan mendongeng menggunakan boneka tangan.

“Ya agar tidak membosankan saja, kan biasanya anak-anak itu suka banget dengan dongeng, seperti halnya cerita si kancil,” ujar Zainuri. Menurut Zainuri, dengan memasukkan nilai-nilai anti korupsi dalam dongen akan lebih mudah diterima oleh anak-anak dari pada disampaikan seperti halnya pelajaran disekolah.

Zainuri menambahakan FLAC Jember tidak hanya menjadi “pendongeng” bagi anak-anak. Namun juga mereka mengambil peran sebagai evaluator kontrol anti korupsi di lingkungan Kabupaten Jember. “Kami siap memerangi korupsi dilingkungan Jember khususnya,” imbuh Zainuri

Bertepatan dengan Hari Anti-Korupsi Internasional 2014, teman-teman FLAC Jember dan seluruh Komunitas Anti-Korupsi di Indonesia diundang oleh KPK untuk mengikuti Festival Anti Korupsi 2014 dan Temu Komunitas Mahasiswa Anti-Korupsi Seluruh Indonesia di kota pelajar Yogyakarta.

Festival Anti Korupsi 2014 diadakan di Grha Sabha Pramana, UGM mulai dari tanggal 9-11 Desember 2014 dengan tema “Tegakkan Integritas”. Festival ini dibuka bersamaan dengan dibukanya Pameran “Integrity Expo” yang diisi oleh stand-stand kementrian negara beserta instansi-instansinya, perusahaan swasta dan juga Komunitas Mahasiswa Anti-Korupsi seluruh Indonesia. Pembukaan Festival Anti-Korupsi 2014 ini dihadiri oleh Presiden Indonesia (Joko widodo), Ketua KPK (Abraham Samad), Puteri Indonesia 2014.

Hari pertama Festival Anti-korupsi 2014 ini juga diisi dengan berbagai acara seperti Seminar Nasional “Saya, Perempuan Anti-Korupsi”, Talkshow, Karnaval dan Konser Gerakan anti-korupsi serta Temu Komunitas Anti-Korupsi seluruh Indonesia.

Di sana, Komunitas yang terdiri dari Mahasiswa Anti Korupsi Seluruh Indonesia dikumpulkan dan diberikan informasi dan motivasi tentang Anti-Korupsi oleh Bambang Widjojanto (Wakil Ketua KPK), Ridwan Kamil (Walikota Bandung), dan Puteri Indonesia 2014. Selain itu, dalam acara ini FLAC Jember diresmikan untuk pertama kalinya oleh Presiden FLAC Indonesia.

Hari kedua Festival Anti-Korupsi 2014 FLAC Jember kembali diundang oleh KPK untuk mengikuti Talkshow Mata Najwa: “Revolusi Bersih” dengan narasumber Ketua KPK (Abraham Samad), Politisi (Yeni Wahid), Menteri Sekertaris Negara (Pratikno), dan Walikota Bogor (Bima Arya).

FLAC Jember mendapatkan pelajaran dan pengalaman lebih sebagai sebuah anggota baru dari komunitas anti korupsi seluruh Indonesia dari acara ini. Selain itu, Temu Komunitas Anti Korupsi Seluruh Indonesia ini juga menjadi ajang untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman masing-masing komunitas mengenai pengalaman mereka dalam membantu KPK untuk aksi pencegahan dan pengawasan di wilayah masing-masing. Langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh FLAC Jember adalah melakukan penyusunan modul mendongeng dan mulai melakukan evaluasi kontrol mulai Januari mendatang. (Flac/Mj)

Leave us a Comment