Hari Kebangkitan Nasional, Moment Untuk Bangkit

Harkitnas-1_UNEJ-768×511

Jember, 21 Mei 2018

Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) harus dijadikan moment bagi bangsa Indonesia untuk bangkit di semua bidang. Bagi sivitas akademika Universitas Jember, maka Harkitnas menjadi kesempatan menciptakan inovasi-inovasi baru di berbagai bidang, sekaligus meningkatkan skala pengabdian kepada masyarakat tanpa harus meninggalkan tugas mendidik para generasi penerus bangsa. Ajakan ini disampaikan oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember saat memberikan sambutan dalam kegiatan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 110 keluarga besar Universitas jember di Gedung Soetardjo (21/5).

Moment Harkitnas tahun ini terasa lebih berarti, pasalnya beberapa saat yang lalu kita mengalami peristiwa Bom Surabaya yang melukai rasa kemanusiaan segenap warga Indonesia. Oleh karena itu mari bangkit, mari bersatu kembali tanpa melihat perbedaan suku, agama dan ras untuk membangun Indonesia,” seru Moh. Hasan kepada segenap peserta yang hadir, yang terdiri dari unsur pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa Kampus Tegalboto. “Kedua, Harkitnas tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan. Mari kita buktikan bahwa ibadah puasa tidak membuat kinerja kita makin menurun, justru seharusnya makin meningkat,” imbuh Rektor Universitas Jember lagi.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Moh. Hasan, kembali mengajak kembali keluarga besar Universitas Jember untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan, baik di bidang ilmiah sesuai dengan bidangnya masing-masing maupun kebaikan di bidang lain.  “Mari jadikan bulan Ramadhan sebagai ladang ibadah bagi kita,” ujarnya. Peringatan Harkitnas ke 110 tahun 2018 yang mengambil tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia di Era Digital. Menurut Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, mengingat dalam kondisi puasa, maka kegiatan upacara bendera yang biasanya dilaksanakan di lapangan upacara kampus Tegalboto dipindahkan ke Gedung Soetardjo. (iim)