FKG Universitas Jember Targetkan Layani 2.000 Pasien Dalam Rangka BKGN 2017

BKGN-1_UNEJ

Jember, 29 September 2017

Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Jember menargetkan mampu melayani 2.000 pasien selama pelaksanaan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang dilaksanakan mulai 28 hingga 30 September 2017. Tekad ini disampaikan langsung oleh drg. Rahardyan Parnaadji, M.Kes., Sp.Prost, Dekan FKG, di sela-sela pemeriksaan pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) hari Jumat (29/9). Menurut Rahardyan, di hari pertama BKGN pihaknya sudah melayani sekitar 500-an pasien, sementara di hari kedua diperkirakan ada seribuan pasien yang ditangani. Untuk diketahui BKGN dilaksanakan rutin oleh Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi (Afdokgi), Persatuan Dokter Gigi Indonesia, dan PT. Unilever Indonesia. Tahun ini adalah kali ketujuh BKGN dilaksanakan.

BKGN-1_UNEJ

Rahardyan lantas menambahkan, BKGN dilaksanakan sebagai pertanggungjawaban segenap FKG di Indonesia kepada masyarakat, dalam rangka turut meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut di Indonesia. Pelayanan gartis yang diberikan meliputi penyuluhan cara menyikat gigi yang baik dan benar, pemeriksaan dan perawatan gigi, yang kemudian ditutup dengan edukasi menjaga kesehatan gigi dan mulut. “Kami menyiapkan 68 orang dokter gigi yang dibantu oleh 150 mahasiswa program profesi dokter gigi,” imbuh Rahardyan lagi.

BKGN-1_UNEJ

Dan yang lebih menggembirakan, minat warga Jember untuk memeriksakan gigi ternyata makin membaik. “Jika di tahun awal pelaksanaan BKGN kami harus menjemput pasien, tahun ini justru para pasien, terutama dari berbagai sekolah yang datang dengan inisiatif sendiri. Bahkan tahun ini siswa-siswi berkebutuhan khusus juga mengikuti BKGN untuk kali pertama,” jelas Rahardyan. Pernyataan Dekan FKG Universitas Jember dibenarkan Musyarofah, salah seorang guru SLB Bintoro, Patrang, yang pagi itu membawa 17 orang siswanya. “Anak-anak senang sekali mengikuti kegiatan ini, karena selain mendapatkan perawatan gigi juga memperoleh pengetahuan mengenai bagaimana cara merawat gigi yang disampaikan dengan cara praktek langsung, ditambah oleh-oleh berupa peralatan untuk menjaga kesehatan gigi,” ujar Musyarofah.

Sambil memeriksa jalannya pelaksanaan BKGN, dekan yang juga dokter gigi spesialis rongga mulut ini kemudian menjelaskan jika masalah kesehatan gigi yang banyak ditemui selama kegiatan BKGN adalah karang gigi. “Untuk itu kami menyiapkan secara khusus tenaga dokter gigi dan peralatan yang dibutuhkan guna menangani masalah karang gigi. Kami juga menekankan kepada pasien agar memeriksakan gigi secara rutin, paling sedikit enam bulan sekali. Untuk itu Rumah Sakit Gigi dan Mulut FKG Universitas Jember dengan fasilitas yang canggih siap melayani segenap lapisan masyarakat di Jember dan sekitarnya,” pungkasnya. (iim)

Blog Attachment