Fakultas Ekonomi dan Bisnis Juara Lomba Tari Petik Kopi Antar Fakultas

Jember, 26 Oktober 2016

tari_petik_kopi_unej

Tim tari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember berhasil menjadi juara pertama dalam ajang Lomba Tari Petik Kopi Antar Fakultas 2016, dalam rangka Peringatan Dies Natalis ke 52 Universitas Jember. Dengan raihan nilai total 719, tim tari FEB berhak membawa pulang juara pertama, diikuti tim tari Fakultas Ilmu Budaya dengan nilai 706, dan di peringkat ketiga dengan nilai 688 adalah tim tari Fakultas Farmasi. Seperti diketahui, Tari petik Kopi adalah tari yang menjadi salah satu icon kampus Tegalboto, yang biasa ditampilkan dalam kegiatan-kegiatan di Universitas Jember. Lomba diadakan di Gedung Soetardjo, Kamis malam lalu (26/10).

Wisasongko, selaku ketua panitia Lomba Tari Petik Kopi menjelaskan tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk mengembangkan dan menjaga kelestarian Tari Petik Kopi terutama di lingkungan kampus Tegalboto, dan daerah Jember. Peserta Lomba Tari Petik Kopi diikuti 12 tim, minus tim tari FISIP, Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik. “Lomba ini diharapkan turut melestarikan budaya Jember sekaligus mengembangkan Tari Petik Kopi sebagai icon Universitas Jember, selain untuk  regenerasi penari Tari Petik Kopi,” jelas Wisasongko.

Tampil sebagai dewan juri adalah, Parmin Ras, seniman sekaligus pencipta Tari Petik Kopi, Slamet Riyadi, pendidik dan praktisi Reog Ponorogo serta Suprapto, pegiat seni di Jember.  Penilaian didasarkan pada faktor kepenarian yang meliputi Wiraga, Wirasa, Wirama dan harmonisasi. Dewan juri juga menilai bagaimana para penari menampilkan blocking dan pemanfaatan ruang, termasuk karakter tata rias dan etika serta estetika.

Sementara itu dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Jember, Zulfikar, mengungkapkan rasa bangganya dengan diadakannya kegiatan Lomba Tari Petik Kopi. “Tari petik kopi ini akan menghasilkan mahasiswa yang cinta tanah air, sebab kegiatan ini turut mengajarkan bagaimana menjaga dan melestarikan budaya Indonesia. Kegiatan ini juga memupuk rasa bangga akan almamater karena tari ini adalah salah satu icon Universitas Jember, “ jelasnya. Harapannya, ke depan Tari Petik Kopi ini dapat dikembangkan lebih baik lagi.

Tari Petik Kopi mengambil inspirasi dari aktivitas petani kopi saat panen yang banyak terdapat di daerah Jember dan sekitarnya. Tari ini juga menunjukkan kekayaan kesenian yang berasal dari etnis yang ada di Jember, yakni etnis Jawa, Madura, dan Blambangan, Hal ini menggambarkan keanekaragaman etnis yang ada di Jember. Sementara itu Tim Tari FKIP meraih juara harapan I dengan nilai 675, disusul Tim tari FMIPA dengan nilai 672, sebagai juara harapan II. (nis/lid/del)

Leave us a Comment