Pemira BEM dan BPM Universitas Jember Gunakan E-Voting

EvotingPemira-_UNEJ

Jember, 16 Oktober 2017

Mahasiswa Universitas Jember bakal punya gawe besar, yakni pesta demokrasi memilih wakil-wakilnya yang bakal duduk di Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM), serta memilih Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dalam Pemilihan Umum Raya (Pemira) 2017. Uniknya, penyelenggaraan Pemira kali ini akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem e-voting. Kepastian penggunaan e-voting dalam Pemira Universitas Jember disampaikan oleh Zulfikar, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni di kampus Tegalboto (16/10). Menurut Zulfikar, penggunaan e-voting dinilai lebih efektif karena hasil pemungutan suara bisa sudah bisa diketahui hari itu juga, memiliki akuntabilitas tinggi serta hemat biaya.

EvotingPemira-_UNEJ

“Karena kali pertama Pemira menggunakan e-voting, maka kami telah memberikan pembekalan bagi panitia Pemira, dengan menghadirkan pemateri kawan-kawan dari Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi. Harapannya, Pemira yang bakal dihelat tanggal 2 November nanti akan berlangsung sukses,” jelas Zulfikar. Pembekalan bagi panitia Pemira diikuti oleh Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Universitas Jember, Panitia Pengawas Pemira, Pasangan Calon (Paslon) ketua dan wakil ketua BEM, kandidat anggota BPM, serta 40 orang mahasiswa yang merupakan anggota panitia Pemira di ruang teleconference UPT Teknologi Informasi (13/10). Selain mendapatkan materi teknis terkait e-voting, anggota panitia Pemira juga langsung melakukan simulasi e-voting.

Zulfikar lantas menambahkan, rencananya pada saat pelaksanaan Pemira tanggal 2 November nanti, maka di setiap fakultas akan disediakan lima Tempat Pemungutan Suara elektronik (e-TPS), yang berupa satu set peralatan komputer. Nantinya mahasiswa yang memiliki hak suara dan telah  terdaftar dalam Daftar Pemilih Mahasiswa,  masuk ke dalam sistem e-voting dan tinggal meng-klik anggota BPM serta ketua dan wakil ketua BEM yang dipilih. “Jangan lupa bagi mahasiswa yang bakal meng-klik untuk membawa kartu mahasiswa dan bukti Kartu Rencana Studi yang wajib ditunjukkan kepada Panitia Pemira di fakultas masing-masing. Saya berharap semua mahasiswa Universitas Jember hadir memberikan suara mereka pada tanggal 2 November nanti,” ujar Zulfikar yang menggunakan istilah meng-klik untuk menggantikan istilah mencoblos ini.

Untuk diketahui, dalam Pemira 2017 Universitas Jember, ada 48 calon anggota BPM dan tiga Paslon ketua dan wakil ketua BEM yang maju. Persiapan pemira sendiri sudah dilakukan sejak 25 Agustus 2017 yang lalu, diawali dengan melakukan sosialisasi kepada seluruh mahasiswa Universitas Jember. Tahapan lantas dilanjutkan dengan penetapan calon anggota BEM dan pasangan calon (Paslon) ketua dan wakil ketua BEM pada 22 September 2017. Sementara untuk kegiatan Kampanye Damai sudah digelar pada 1 Oktober 2017. Rangkaian kegiatan diteruskan dengan debat kandidat Paslon pada hari Kamis, 19 Oktober 2017 mendatang.

Sementara itu, menurut M. Jazuli, Kepala Bagian Kemahasiswaan Universitas Jember,  untuk mencegah kecurangan yang mungkin terjadi, pihaknya sudah melaksanakan tindakan antisipasi. “Pihak Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi telah mengoptimalkan sistem dengan memberikan nomor IP address yang berbeda pada masing-masing e-TPS. Langkah ini diharapkan dapat mencegah, bahkan meniadakan kecurangan dari mahasiswa fakultas lain yang hendak memilih pada e-TPS yang bukan fakultasnya,” tutur M. Jazuli. (lid/iim)

Blog Attachment