Diploma Usaha Perjalanan Wisata Universitas Jember Gelar Tourism Festival

Jember, 30 Mei 2016.

Hari Sabtu malam (28/5) itu, double way kampus Tegalboto tampak semarak. Jajaran tenda dipasang rapi di sisi utara. Beberapa mahasiswa tengah berusaha menawarkan produknya kepada para pengunjung yang hadir. Ternyata mereka adalah para peserta Tourism Festival 2016 yang digelar oleg Program Diploma Usaha Perjalanan Wisata (UPW) FISIP Universitas Jember.  Terdapat 19 stand yang didominasi sajian kuliner, selain stand yang menjual batik khas Pendhalungan.

Menurut Ketua Program Studi UPW FISIP, Sri Wahyuni, Tourism Festival 2016 digelar untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa Program Studi UPW untuk mempraktikan ilmu yang sudah diterima di bangku kuliah. Dalam acara ini, mahasiswa mengorganisasikan acara sekaligus sebagai pengisi acara yang menampilkan usaha wisata beserta promosi obyek wisata. “Kami selenggarakan dua kali, tanggal 21 dan 28 Mei hari ini,” ujar Sri Wahyuni.

Sebagian besar peserta menampilkan usaha kuliner yang memang tengah booming saat ini. Simak saja usaha seperti tape coklat, kopi Argopuro, kue berbahan dasar kedelai edamame, coklat asli Jember dan deretan makanan lainnya. “Memang masih didominasi oleh produk makanan, namun sisi positifnya mahasiswa mulai menggali bahan asli Jember dan sekitarnya seperti tape, kopi dan coklat yang memang andalan Jember dan sekitarnya,” kata Sri Wahyuni.

Keinginan untuk menggali potensi Jember dan sekitarnya disampaikan oleh Eka Turyadi, Grady dan kawan-kawan, peserta Tourism Festival dari Politeknik Negeri Jember  yang menawarkan Kopi Argopuro. “Selama ini kopi dari Jember selatan yang lebih banyak dikenal oleh masyarakat, padahal kopi dari lereng Argopuro di Jember utara tidak kalah nikmatnya. Kami ingin mempopulerkan kopi Argopuro,” jelas Grady yang mengambil kopi langsung dari para petani kopi rakyat. “Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan produk kami, sebab tidak lama lagi kami berencana membuka kedai kopi yang khusus menyajikan kopi Argopuro,” tambah Eka.

Pada kesempatan yang sama, Pembantu Rektor II Universitas Jember, Akhmad Toha, yang turut hadir mengapresiasi ide kreatif mahasiswa Program Studi Diploma UPW, khususnya kreasi di bidang kuliner. “Tapi ingat, tanpa keunikan yang khas maka usaha kuliner susah berkembang. Jadi mahasiswa harus terus menggali dan mengembangkan ide agar poduknya disukai pasar,” tambah Akhmad Toha. Pembantu Rektor II juga menawarkan lokasi di kampus Tegalboto bagi mahasiswa Program Studi Diploma UPW untuk membuka kafe atau sejenisnya yang menampung produk kreatif para mahasiswa. (iim)

Leave us a Comment