Dialog Publik : Menggagas Masa Depan Desa Di Kabupaten Jember

Kementerian UMK dan didukung oleh berbagai pihak memperkuat kapasitas pemerintahan desa khususnya dalam mendorong partisipasi dan akomodasi kebutuhan kelompok marginal dalam kebijakan di desa. Hal ini disebabkan dalam satu tahun terakhir ada kebutuhan penguatan kelompok marginal agar bisa diselaraskan dalam konteks penguatan implementasi UU Desa. Demikian disampaikan 0leh Doni Setiawan konsorsium peduli Desa pada acara Dialog Publik  yang mengangkat tema tentang “Menggagas Masa Depan Desa di Kabupaten Jember” (11/11).

Acara yang digelar di di Gedung Soerachman Universitas Jember dihadiri oleh 75 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, antara lain  kepala dan perangkat desa, organisasi masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat, , mahasiswa, serta beberapa SKPD di Kabupaten Jember seperti Bapeda, Bapemas, Bagian Hukum dan Bagian Pemerintahan dan Desa.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia kegiatan, Teguh Karyanto, menyampaikan bahwa Dialog Publik ini merupakan tindak lanjut dari hasil Sarasehan Desa dan Seminar Sistem Informasi Desa yang telah diselenggarakan pada tanggal 5 Nopember 2015 di Gedung Soetardjo Universitas Jember yang dihadiri oleh Direktur Perberdayaan Informatika Kementerian Informatika dan Komunikasi RI.

“Pada Dialog Publik hari ini kita berusaha memberikan suatu wawasan kepada para peserta khususnya kepala desa beserta perangkatnya agar mampu mendorong pertisipasi masyarakat marginal dalam pengambilan kebijakan di desa dalam kerangka Implementasi UU Desa. Pada acara ini pula kita mensosialisasikan Pilot Project Pengembangan desa.id yang di dukung penuh oleh Universitas Jember melalui Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Universitas Jember.” Ujar pria yang sekaligus menjadi Ketua LSM  Studi Dialektika Indonesia dalam Perspektif (SD INPERS) yang sekretariatnya berada di Jl.Mujair Kec.Sukorambi Kabupaten Jember. (Tfk/dian)

Leave us a Comment