Dekan FKM: Mata Kuning, Belum Tentu Hepatitis

Jember, 15 November 2016

Beberapa waktu lalu muncul berita di media cetak mengenai mewabahnya penyakit Hepatitis A (VHA) dikalangan mahasiswa Kampus Tegalboto. Hingga saat ini berita tersebut menjadi hot issue yang sedang ramai dibicarakan tidak hanya oleh kalangan mahasiswa namun juga kalangan pimpinan kampus. Namun apa dan bagaimana sebenarnya penyakit Hepatitis A, mari kita simak penjelasan Irma Prasetyowati, S.KM., M.Kes, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember, yang diwawancarai oleh tim Humas dan Protokol Universitas Jember di ruang kerjanya (15/11).

Saat ini marak informasi mengenai banyak mahasiswa kita yang terkena penyakit Hepaptitis A,  sebernarnya apa dan bagaimana penyakit Hepatitis A itu?

Dalam pantauan saya, sebenarnya ada empat penyakit yang biasa menyerang mahasiswa yakni  demam tifoid atau tipus, diare, influenza dan Hepatitis A.  Nah Hepatitis A ini yang patut untuk diwaspadai. Hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus yang menyerang organ hati. Biasanya orang yang terkena penyakit hepatitis A ditunjukan dengan gejala bola mata berwarna kuning, mual-mual, muntah, perut sebah, kencing keruh. Namun kita tidak boleh mengatakan orang yang memiliki ciri-ciri tersebut sedang terkena sakit Hepatitis sebelum dibuktikan dengan hasil pemeriksaan laboratorium.

Jika begitu, berarti mahasiswa Universitas Jember yang dikabarkan terkena Hepatitis A tersebut baru pada tahap terindikasi terkena Hepatitis?

Berdasarkan data dari Universitas Jember Medical Center (UMC), ada 24 orang mahasiswa yang terindikasi menderita Hepatitis dengan gejala seperti yang saya sebutkan tadi, namun ini hanya dugaan saja karena hingga saat ini kami bersama Dinas Kesehatan Jember masih terus melakukan penelitian mengenai hal ini. Dan kami belum berani mengatkan bahwa mereka terkena sakit Hepatitis atau bukan. Kalau memang terkena Hepatitis, kita juga akan mencari jenis virusnya, apakah Hepatitis A, B, atau bahkan C.

Bagaimanakah dengan penyebaran virus Hepatitis A?

Penyebaran virus Hepatitis A bisa melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi oleh virus Hepatitis A. Oleh karena itu kebersihan tempat membeli makan harus benar-benar diperhatikan karena virus hepatitis A biasanya berada ditempat-tempat yang kotor seperti air cucian piring yang digunakan berkali-kali.

Beredar kabar bahwa mahasiswa yang sakit karena membeli makanan di PKL di seputaran kampus ?

Sekali lagi saya sampaikan bahwa dari 24 mahasiswa yang terindikasi Hepatitis A belum satu pun diantara mereka dinyatakan positif oleh hasil laboratorium, dan kalaupun diantara mereka ada yang positif Hepatitis A, kami tidak bisa mengatakan dari mana mereka terjangkit. Karena banyak sekali faktornya, mulai dari kebersihan kamar kos, kebersihan lingkungan kos-kosan, kebersihan makanan yang dia konsumsi dan masih banyak faktor lainnya. Memang dimungkinkan juga penularannya Hepatitis A melalui makanan dan minuman yang mereka beli dari warung atau pun PKL. Namun yang ingin saya tekankan, penularan Hepatitis A dari warung atau PKL  itu tidak selalu terjadi, karena bisa saja penularan terjadi karena si mahasiswa saat di kosan makan bersama kawan yang  terkena hepatitis A

Bagaimana cara memilih warung makanan yang aman?

Saya sarankan agar masak sendiri, itu yang paling aman. Karena dengan masak sendiri mahasiswa bisa memilih sendiri bahan makanannya, dan bagaimana mengolahnya. Jika terpaksa membeli di PKL sebisa mungkin pilih yang cuciannya mengalir bukan dicuci dalam beberapa bak dengan cara direndam. Sebisa mungkin pesan dibungkus dan kalaupun terpaksa dimakan ditempat pesanlah makanan panas, misalnya saja Soto, pokoknya yang panas supaya lebih steril.

Lantas bagaimana tips apa agar mahasiswa selalu sehat dan terhindar dari penyakit menular?

Yang paling utama adalah jaga pola hidup dan pola makan, jangan terlalu lelah hingga lupa makan. Badan capek perut kosong, maka imunitas menurun dan siap-siaplah untuk sakit. Pilih tempat makan yang bersih, makanan yang bersih dan sehat dan kalau bisa masak sendiri.(moen,lid)

Leave us a Comment