Calon Apoteker Wajib Lulus Uji Kompetensi Apoteker

Farmasi_UNEJ-630x330px

Jember, 30 Maret 2017

Guna meningkatkan kompetensi apoteker, pemerintah mewajibkan bagi para calon apoteker untuk lulus uji kompetensi apoteker sebelum menjalani sumpah dan pelantikan apoteker. Hal ini disampaikan oleh Lestyo Wulandari, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Jember saat prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan Apoteker angkatan IV Tahun Akademik 2016/2017 di Gedung Soetardjo (30/3). Turut disumpah dan dilantik dalam kegiatan kali ini sebanyak 63 apoteker baru lulusan Program Profesi Apoteker Fakultas Farmasi .

Untuk itu Lestyo Wulandari menambahkan upacara sumpah dan pelantikan apoteker kali ini menjadi istimewa sebab semua apoteker baru telah lulus uji kompetensi. “Jika sebelumnya peserta kegiatan pelantikan dan penyumpahan tidak wajib lulus uji kompetensi, maka saat ini untuk menjadi seorang apoteker lebih ketat mengingat ada kewajiban lulus uji kompetensi sebelum disumpah dan dilantik sebagai apoteker,” katanya.

Dekan Fakultas Farmasi kemudian berharap agar seluruh apoteker lulusan Program  Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Jember mampu menjadi apoteker yang profesional dan bertanggung jawab dalam mengimplementasikan bidang keilmuannya, serta  dapat menjalin silaturahmi dan berkomunikasi aktif  dengan sejawat sesama profesi bidang kesehatan, sehingga para apoteker akan dapat meningkatkan pelayanan kefarmasian dan meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Sementara itu dalam pidato sambutannya, Zulfikar, Wakil Rektor I Universitas Jember,  menyampaikan harapannya agar seluruh apoteker yang telah dilantik untuk dapat menjadi apoteker yang antisipatif terhadap segala tantangan yang akan dihadapi ketika sudah terjun di dunia kerja nanti. “Kami berharap seluruh apoteker yang sudah dilantik dapat mempersiapkan diri sebagai apoteker yang terus belajar agar mampu mengikuti perkembangan dan tantangan dunia kesehatan, khususnya di bidang farmasi,” tutur Zulfikar.

Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Ikatan Apoteker Indonesia Pusat, Dra. Endang Adriyani, Apt., MARS., berharap agar apoteker yang berasal dari luar pulau Jawa dapat kembali ke daerahnya masing-masing. Pasalnya hingga saat ini sebaran lulusan apoteker di Indonesia belum merata, khususnya di daerah-daerah perbatasan. Tampil sebagai lulusan apoteker terbaik angkatan IV Tahun Akademik 2016/2017 adalah Nurul Farida, S.Farm., Apt., yang lulus dengan pujian dengan IPK 3,64. (lid/del)

Leave us a Comment