Bisnis Syariah Memerlukan Banyak SDM Berkualitas

Jember, 23 September 2016.

BRISy-UNEJ2Masa depan bisnis syariah, termasuk di dalamnya perbankan syariah sangat menjanjikan, hal ini terlihat dari perkembangan bisnis syariah yang makin pesat. Asset perbankan syariah di Indonesia di tahun 2015 mencapai 199 trilyun rupiah, sementara pertengahan tahun 2016 sudah mencapai 279 trilyun rupiah. Data ini disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso, saat memberikan kuliah umum bertema “Mencetak SDM Berkualitas di Perbankan Syariah Dalam Rangka Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean” di aula lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Jember (23/9).

Dirut BRI Syariah lantas menambahkan, perkembangan perbankan syariah ini memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, yang bakal menjadi tulang punggung bisnis syariah. “Dunia bisnis syariah Indonesia memerlukan banyak tenaga profesional yang faham akan ekonomi Islam dan bisnis syariah. Kita butuh 8.400 lulusan S3, 25.200 lulusan S2, 50.400 lulusan S1, dan 100 ribu lebih lulusan diploma,” jelas Moch. Hadi Santoso, mengutip penelitian mengenai bisnis syariah di Indonesia, yang dilakukan oleh guru besar FEB Universitas Airlangga, Prof. Soeroso Imam Zadjuli.

Oleh karena itu, BRI Syariah menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Indonesia, khususnya yang memiliki program studi Ekonomi Islam atau yang sejenis, termasuk Universitas Jember. Kerjasama ini dilakukan agar kebutuhan tenaga profesional di bidang bisnis syariah terpenuhi. Pasalnya bisnis syariah sendiri sebenarnya tidak hanya perbankan syariah, namun ada asuransi syariah, appraisal syariah dan lainnya. “Yang kami perlukan tidak saja lulusan Ekonomi Islam saja, namun juga lulusan Teknologi Informasi, Hukum, Akuntansi bahkan Pertanian. Tentunya yang sudah mengerti dan paham apa itu bisnis syariah,” tutur Moch. Hadi Santoso. Dan untuk diketahui, kerjasama antara BRI Syariah dengan Universitas Jember salah satunya dilatarbelakangi, dibukanya program studi Ekonomi Islam di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, mulai tahun ini.

Sebelum acara kuliah umum berlangsung, diadakan penandatanganan naskah kesepahaman (MoU) antara Universitas Jember yang diwakili oleh Rektor, Moch. Hasan dengan Dirut BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso. Kerjasama antara Universitas Jember dengan BRI Syariah nantinya meliputi kerjasama layanan perbankan, bantuan untuk program studi Ekonomi Islam, dan pemberian beasiswa. “Untuk mengurangi kesenjangan antara teori dan praktek, kami memberikan bantuan berupa mini banking syariah sebagai wahana praktek bagi mahasiswa Ekonomi Islam, bahkan jika diperlukan  pimpinan cabang BRI Syariah Jember bisa diundang sebagai dosen tamu,” kata Dirut BRI Syariah seusai memberikan beasiswa secara simbolik bagi 20 mahasiswa Kampus Tegalboto.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Jember, Moch. Hasan, menyambut gembira jalinan kerjasama antara Universitas Jember dengan BRI Syariah. Harapannya, kerjasama ini akan berlanjut di masa depan, tidak hanya dengan program studi Ekonomi Islam, namun juga dengan program studi lainnya, mengingat luasnya cakupan bisnis syariah. “Selain itu, kehadiran para pakar dan praktisi di bidangnya melalui kuliah umum dapat menambah pengetahuan sekaligus membuka cakrawala berpikir mahasiswa, guna melengkapi teori yang didapat di bangku kuliah,” ujar Moch. Hasan, di depan para mahasiswa yang memadati aula lantai 3 gedung rektorat. (iim)

Leave us a Comment