Bersinergi, Jurus Menghindar Dari Perguruan Tinggi “Tidak Sehat”

Jember, 25 Maret 2014

Maraknya PTS yang “tidak sehat” menjadi isu pendidikan nasional seminggu terakhir ini. Sorotan media menjadi semakin  tinggi bersamaan dengan akan diselenggarakannya rangkaian hajatan penddikan nasioanal mulai dari Ujian Nasional SMA sampai dengan berbagai seleksi penerimaan mahasiswa.

Universitas menganggap masalah pendidikan tidak bisa diselesaikan parsial, tetapi harus diatasi bersama semua elemen. Menaggapi persoalan tersebut Universitas Jember memfasilitasi Workshop yang mengambil tema Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Sistem Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Nahdatul Ulama. Workshop menghadirkan  Dirjen Pembinaan dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Ir. Khairul Anwar yang beritndak sebagai  keynote speech.

Rektor Universitas Jember Drs. Moh. Hasan M.Sc.Ph.D  dalam sambutannya menyampaikan, perlu adanya jalinan silaturahmi antar perguruan tinggi agar bisa mendapatkan masukan, kritikan maupun saran yang bisa membantu didalam pengembangan lembaga masing-masing. “Dengan adanya workshop sekaligus momen silaturahmi seperti saat ini kita akan bisa bersama-sama mencari jalan keluar dari persoalan yang dihadapi oleh masing-masing  lembaga” ujar Rektor.

Menurut Drs. Moh. Hasan M.Sc.Ph.D  yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdatul Ulama (LPTNU), setiap perguruan tinggi baik negeri maupun swasta masing-masing memiliki potensi untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak sehat. Oleh karena itu menurutnya perlu dilakukan antisipasi sedini mungkin. “Kita harus saling bersinergi dalam memecahkan setiap persoalan yang dihadapi agar perguruan tinggi kita tidak sampai menjadi perguruan tinggi yang tidak sehat,” imbuhnya.

Hadir pula sebagai pemateri Drs. Zulfikar, PhD Pembantu Rektor Bidang Akademik Universitas Jember. Pada kesempatan itu Drs. Zulfikar, PhD menyampaikan meteri pengembangan pengelolaan pendidikan dan penelitian bersama. Selain Drs. Zulfikar, PhD Drs. Wahyu Subchan, PhD selaku ketua badan penjamin mutu universitas jember juga hadir sebagai pemateri membangun kerjasama pengembangan system penjamin mutu perguruan tinggi nahdatul ulama. (Mj-Did)

Leave us a Comment