Belum Genap 17 Tahun, Salma Naqiyah Jadi Mahasiswa Termuda Universitas Jember

Salma_FK UNEJ

Jember, 14 Agustus 2017

            Tidak ada hal yang mencolok pada diri Salma Naqiyah Tirtadevi saat mengikuti upacara pelantikan mahasiswa baru Universitas Jember tahun 2017 yang diadakan di stadion Universitas Jember (14/8). Memakai seragam putih hitam, mahasiswa baru asal Kota Batu ini layaknya mahasiswa baru lainnya. Namun ada yang membuat Salma, begitu panggilan akrabnya, istimewa jika dibandingkan dengan mahasiswa baru lainnya. Usia Salma kini belum genap 17 tahun sehingga dinobatkan sebagai mahasiswa termuda Universitas Jember angkatan 2017. Yang lebih membanggakan lagi, Salma diterima melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Fakultas Kedokteran !

            Ditemui di sela-sela upacara penerimaan mahasiswa baru, putri pertama pasangan Fatra Adjie Iswara dan Riafita Dyah Isworini ini menyampaikan rasa syukurnya bisa diterima di Universitas Jember, apalagi di Fakultas Kedokteran. “Alhamdulillah, cita-cita untuk kuliah di Fakultas Kedokteran akhirnya tercapai,” ujar alumnus SMA Negeri 1 Malang ini. Salma mengaku memilih Fakultas Kedokteran Universitas Jember karena mengikuti saran kedua orang tuanya yang asli Jember. “Selain itu karena biaya Fakultas Kedokteran di Universitas Jember masih terjangkau oleh orang tua,” ujar putri pasangan PNS di Kota Batu yang lahir tahun 2000 lalu ini. Salma memilih Fakultas Kedokteran, karena menurutnya dengan menjadi dokter dirinya akan mampu berperan dalam kehidupan seseorang.

            Salma memang tergolong siswi berprestasi saat bersekolah, buktinya masa sekolah di SMP ditempuhnya hanya selama dua tahun karena ikut kelas akselerasi. Ketika ditanya apa resep suksesnya, gadis yang hobi membaca dan menari ini hanya menjawab belajar dan berdoa. “Belajar harus teratur dan diniati ibadah, jangan lupa berdoa,” katanya. Ketekunan dalam belajar inilah yang mampu membawanya menembus ketatnya persaingan di SBMPTN. Salma juga sudah mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kampus, utamanya kesiapan mental. “Kuliah di Fakultas Kedokteran pasti disibukkan dengan banyak tugas, tapi saya sudah siap. Apalagi pesan dari orang tua untuk giat belajar dan mandiri agar sukses,” tutur gadis yang berulang tahun setiap tanggal 11 September ini.

            Prestasi Salma ini mendapatkan apresiasi dari banyak pihak, salah satunya dari Agung Purwanto, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember. Menurutnya untuk masuk ke Fakultas Kedokteran perlu perjuangan mengingat animo peminat yang selalu membludak tiap tahunnya. “Tahun ini Fakultas Kedokteran Universitas Jember hanya menerima 131 mahasiswa baru. Untuk kelompok ujian Sains dan Teknologi, angka keketatan tertinggi diraih oleh Fakultas Kedokteran sementara untuk kelompok ujian Sosial Humaniora juaranya diraih oleh Program Studi Hubungan Internasional FISIP,” ujar Agung Purwanto yang juga dosen di Program Studi Hubungan Internasional ini. (iim)