Belajar Sanitasi Kesehatan, Mahasiswa Universitas Jember Kampus Lumajang Kunjungi Pabrik Kertas

Sanitasi-3_UNEJ-768×576

Lumajang, 10 April 2019

Berbagai permasalahan kesehatan harus menjadi perhatian bagi seorang perawat, termasuk kesehatan lingkungan. Tidak heran jika seorang perawat harus peka akan kondisi sekelilingnya diantaranya kondisi sanitasi kesehatan lingkungan. Untuk mengasah kepekaan sekaligus memberikan pengalaman praktek, Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember menggelar kunjungan ke pabrik kertas Sumbersuko di Desa Klumprit Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang (10/4). Kegiatan diikuti oleh 47 mahasiswa semester enam yang mengikuti mata kuliah Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas).

Menurut Suhari, dosen pengampu Perkesmas, sanitasi kesehatan adalah status kesehatan suatu lingkungan yang mencakup perumahan, pembuangan kotoran, penyediaan air bersih dan sebaginya. “Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui secara langsung kondisi pabrik, bahan yang digunakan, alat-alat yang digunakan, ketenagakerjaan, proses produksi, potensi bahaya bagi pekerja dan masyarakat sekitar, kondisi kesehatan dan keselamatan kerja, serta proteksi bahaya yang bisa dilakukan. Diharapkan nanti mahasiswa mampu memahami  masalah-masalah yang terjadi di lingkungan kerja tertentu, sehingga mampu menerapkan sanitasi lingkungan yang baik di lingkungan kerja,‘’ tutur Suhari, dosen pembimbing kegiatan.

Pemilihan pabrik kertas sebagai lokasi praktek didasari alasan bahwa operasional pabrik kertas melibatkan proses yang kompleks, bahan yang beraneka ragam, dan banyak pekerja. Dari pengamatan di lapangan ditemukan sepuluh fakta dan data, diantaranya problem kebisingan, kecelakaan lingkungan, lingkungan yang panas, polusi udara, polusi limbah, dan potensi kecelakaan kerja. “Kondisi sanitasi kesehatan kurang baik sehingga berpotensi menimbulkan banyak problema kesehatan dari yang ringan seperti iritasi kulit bagi pekerja, hingga kecelakaan kerja yang fatal. Apalagi banyak pekerja yang tidak memakai alat keselamatan kerja. Ditambah dengan lingkungan yang kurang bersih, dan posisi ergonomi kerja yang kurang diperhatikan,” ungkap Suhari kepada mahasiswanya.

Sementara itu Arin Siska, salah satu mahasiswa peserta kegiatan juga menyayangkan pengetahuan pekerja mengenai sanitasi kesehatan dan keselamatan kerja yang kurang. “Saya melihat kesadaran akan sanitasi kesehatan baik pekerja maupun manajemen pabrik masih kurang. Tentunya kondisi ini menjadi keprihatinan bagi kami sebagai mahasiswa keperawatan, sekaligus tantangan bagaimana meningkatkan pemahaman akan sanitasi kesehatan. Tapi kunjungan kali ini juga menambah pengetahuan kami akan kertas, bagaimana sih kertas diproduksi dari bahan hingga jadi kertas siap pakai,” kata Arin Siska.

Masukan dari Program Studi Diploma Keperawatan Universitas Jember Kampus Lumajang menjadi masukan bagi Pabrik Kertas Sumbersuko. Seperti yang disampaikan oleh mandor pabrik, Sholeh. ‘’Senang dengan kunjungan adik-adik mahasiswa Universitas Jember Kampus Lumajang karena kami mendapatkan banyak masukan untuk meningkatkan sanitasi kesehatan di pabrik kami. Semoga kunjungan ini membuka kerjasama antara dua pihak,” pungkas Sholeh mewakili Pabrik Kertas Sumbersuko. (iim)