Bedah Potensi Desa Melalui Mahasiswa KKN

Jember, 24 Maret 2014

Penerjunan mahasiswa KKN ke beberapa kecamatan yang ada di kabupaten Jember ternyata cukup efektif dalam menggali potensi yang ada. Hal itu terbukti banyaknya laporan yang masuk ke LPM (Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat) mengenai potensi terutamanya dalam bidang pertanian yang perlu dikembangkan.

Sejalan dengan salah satu visi dari Universitas Jember unggul dalam pengembangan pertanian industrial Unej terus melakukan kajian pengembangan potensi pertanian menuju industri. Drs. Drs. Moh. Hasan, MSc., PhD Rektor Universitas Jember mengaku, “Banyak laporan yang masuk pada kami mengenai potensi pertanian di Jember yang perlu kami tindak lanjuti dan cukup beragam,” ungkap rektor ditengah kunjungannya pada salah satu lahan milik kelonpok tani binaan di kecamatan Gumukmas (19/03).

Drs. Anwar M.Si Sekertaris LPM menyampaikan, salah satu tugas dari LPM adalah menindak lanjuti hasil dari temuan mahasiswa KKN mengenai potensi yang ada diwilayah mereka di tempatkan. Dari laporan yang masuk kemudian dilakukan kajian untuk menentukan apakah laporan tersebut layak untuk dikembangkan. “Perlu dilakukan kajian terhadap laporan yang masuk sehingga manakala mungkin untuk dikembangkan bisa kita berikan bantuan dan pelatihan berupa penggunaan peralatan tepat guna,” ungkapnya

Lebih lanjut Anwar menjelaskan peran lembaga tinggi dalam hal ini LPM Universitas Jember nantinya akan mampu meningkatkan produktifitas petani. Melalui peran LPM diharapkan hasil pertanian Jember kususnya buah-buahan dapat memenuhi kebutuhan sendiri sehingga keberadaan buah impor bisa berkurang. “Harapannya adanya peran LPM dapat meningkatkan produktivitas pertanian kususnya bahan pokok sehingga petani Jember nantinya bisa menjadi tuan di negerinya sendiri,” imbuh Anwar.

Anwar berharap Jember mampu swasembada khususnya kebutuhan pokok dan buah. Karena menurutnya, Kabupaten Jember memiliki potensi yang cukup besar untuk menuju ke sana bahkan masih memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan daerah lain. “LPM berharap bisa turut merumuskan kebijakan daerah sehingga bisa memberikan sumbangan pemikiran, rumusan kebijakan dan pemetaan potensi pertanian sehingga masyarakat petani bisa semakin produktif,” pungkasnya.

Kepala Pusat Program Pengelolaan dan Pengembangan KKN Dr. Hidayat Teguh Wiyono mengatakan, Unej memiliki teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian. Teknologi itu mampu merangsang pohon agar berbunga sebelum musim., dengan teknologi itu petani bisa mengatur jadwal panen sesuai yang mereka inginkan. “Dengan hasil penelitian kami sekarang petani sudah bisa mengatur jadwal panen,”ujarnya

Selain merangsang bunga diluar musim, Teguh juga menuturkan pupuk organik yang diproduksi oleh Universitas Jember mampu meningkatkan kesuburan tanah dan meningkatkan hasil panen. “Pupuk produksi kami juga sangat bagus untuk meningkatkan hasil panen dan sangat membantu bagi petani yang membutuhkan pupuk,” imbuhnya. Saat ini Unej juga menggandeng pihak Disperindag dan ESDM Jember untuk bersinergi dalam pengolahan pasca panen sehingga bisa memebrikan nilai tambah pada produk yang dihasilkan petani. (Mj)

Leave us a Comment