Awas Karies Gigi Bisa Sebabkan Jantung Koroner

BKGN_UNEJ_3-768×512

Jember, 18 Oktober 2018

Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Universitas Jember, Prof. drg. Dwi Pijatmoko, Ph.D, mengingatkan agar masyarakat memperhatikan kesehatan gigi dan mulut. Menurut pria yang akrab disapa drg. Dwi ini makanan yang tidak terkunyah dengan baik akan membuat organ dalam bekerja lebih berat dari biasanya.

“Pintu pertama masuknya makanan ke dalam tubuh adalah melalui mulut. Jika gigi rusak maka proses pemecahan makanan menjadi tidak optimal. Akibatnya ketika masuk tubuh tidak dapat dicerna secara sempurna sehingga berdampak pada serapan zat makanan menjadi tidak sempurna pula,” ujar Dwi dalam acara pembukaan peringatan Bulan Kesehatan Gigi Nasional di halaman depan RSGM Universitas Jember, (18/10).

Dwi mengatakan, rongga mulut yang tidak sehat juga dapat berpengaruh besar pada menurunya kualitas kesehatan Jantung. Karena menurut Dwi bakteri-bakteri penyakit yang ada di dalam rongga mulut pada penderita karies gigi akan tertelan bersamaan dengan makanan.

“Akibatnya bakteri tersebut kemudian diserap oleh darah. Dari darah inilah bakteri tersebut masuk ke dalam Jantung. Di dalam Jantung inilah bakteri berkembang biak yang berpotensi besar menyebabkan terjadinya Jantung Koroner,” imbuh Dwi.

Bahkan Dwi mengingatkan, untuk kasus yang ektrem, gusi yang tidak sehat dapat berpotensi menyebabkan terjadinya kangker. Oleh karena itu menurutnya, untuk menghindari hal tersebut masyarakat perlu diedukasi mengenai cara sikat gigi yang benar dan secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

“Maka dari itu lakukan sikat gigi dengan benar dan diwaktu yang benar yaitu setelah makan dan setelah bangun tidur. Lakukan dengan cara yang betul agar kotoran yang berasal dari sisa makanan bisa terangkat semua,” pungkasnya.

Sementara itu Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Jember Siti Nurul Qomariah yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, untuk mendukung program 2030 bebas karies gigi pemerindah daerah Kabupaten Jember akan menempatkan dokter gigi pada setiap Puskesmas.

“Selain itu kami juga mewajibkan para ibu hamil melakukan pemeriksaan gigi gratis pada puskesmas terdekat. Hal itu karena kebutuhan Kalsium ibu hamil sangat besar dan jika asupan kalsium kurang maka yang pertama akan diserap adalah kalsium yang terdapat pada giginya,” ujarnya.(moen/del)