Associate Professor Oki Muraza, Dorong Universitas Jember Teliti dan Kembangkan Biomassa

OkiMuraza_unej-620×279

Jember, 21 Desember 2016

Oki Muraza, associate professor pada King Fadh University of Petroleum and Minerals, Dhahran, Arab Saudi, mendorong para peneliti di Universitas Jember untuk meneliti dan mengembangkan biomassa. Pasalnya, di masa depan, biomassa bakal menggantikan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti minyak bumi, gas alam dan batubara. Pernyataan ini disampaikan Oki Muraza saat meninjau langsung keberadaan tiga fakultas di Universitas Jember, yakni FMIPA, Fakultas Teknologi Pertanian dan Fakultas Teknik (21/12). Selain meninjau fasilitas yang ada, pakar Teknik Kimia ini juga melakukan diskusi bersama para dosen di tiga fakultas tersebut, dalam rangka program Visiting World Class Professor yang diinisiasi oleh Kemenristekdikti.

Dorongan bagi peneliti Universitas Jember untuk meneliti dan mengembangkan biomassa bukan tanpa sebab, menurut Oki Muraza, peneliti Universitas Jember sudah memiliki kemampuan seperti yang telah ditunjukkan beberapa peneliti, seperti Prof. Achmad Subagio dengan produk Mocaf-nya. Apalagi kampus Tegalboto berada di Jember yang merupakan daerah pertanian dan perkebunan, menyediakan bahan baku biomassa yang melimpah. “Biomassa adalah sumber energi terbaharukan yang berasal dari bahan biologis atau disebut juga bahan bakar nabati, seperti etanol dari singkong atau tebu. Dan bahan-bahan tersebut sudah ada di Jember,” jelas Oki Muraza.

Sehari sebelumnya, Oki Muraza telah memberikan kuliah umum bertema “Riset-Riset Energi dan Material Terbaharukan” di hadapan dosen dan mahasiswa Kampus Tegalboto (20/12). Dalam kuliah umumnya, pria asal Sumatera Barat ini menjelaskan nilai strategis biomassa, karena didasari kenyataan dunia tidak mungkin bergantung selamanya terhadap  bahan bakar fosil. “Bahkan negara penghasil minyak seperti Arab Saudi sudah mulai memberikan perhatian terhadap penelitian di bidang biomassa, sebab sadar suatu saat minyak bumi mereka bakal habis,” ujar peneliti yang tahun ini saja tercatat sudah menulis 26 artikel di berbagai jurnal ilmiah terakreditasi.

Selain mendorong penelitian dan pengembangan biomassa, kehadiran Oki Muraza di Jember selama dua hari juga bertujuan untuk membantu para peneliti Kampus Tegalboto memetakan penelitian unggulan, meningkatkan jumlah artikel ilmiah yang diterima di jurnal terakreditasi, serta membuka kesempatan kerjasama di berbagai bidang. “Kemenristekdikti melalui Program Visiting World Class Professor mengundang diaspora ilmuwan Indonesia yang tersebar di berbagai negara untuk menjadi mitra bagi perguruan tinggi di tanah air dalam menciptakan perkuliahan dan penelitian yang bertaraf internasional. Menyalakan Indonesia di peta ilmu pengetahuan dunia,” tutur peneliti, yang masuk dalam daftar penerima dana penelitian terbesar di  King Fadh University of Petroleum and Minerals ini.

Kehadiran Oki Muraza disambut hangat oleh Universitas Jember, seperti yang disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III, M. Sulthon. Menurutnya, keikutsertaan Universitas Jember dalam Program Visiting World Class Professor sejalan dengan rencana pengembangan kampus Tegalboto. “Dalam waktu dekat Universitas Jember bakal membuka beberapa program studi baru seperti Teknik Pertambangan dan Teknik Perminyakan. Oleh karena itu, kehadiran associate professor Oki Muraza dengan ilmu dan pengalamannya di bidang perminyakan diharapkan dapat membantu pengembangan Universitas Jember, sekaligus membuka jalan kerjasama yang lebih erat,” pungkas M. Sulthon. (iim)

Leave us a Comment