Angkat Keindahan Pantai Bandealit, Rian Jadi Kampiun Levi’s Journey 2016

riandahni_pstf_unej-630x330pxJember, 23 Maret 2016

Riandhani Yudha Pamungkas, mahasiswa Program Studi Televisi dan Film (PSTF) Fakultas Sastra Universitas Jember menjadi juara pertama kompetisi video perjalanan komunitas motor (touring) yang bertajuk Levi’s Journey 2016. Kompetisi ini diselenggarakan oleh majalah motor online thegaspol.com, bekerja sama dengan produsen celana jeans, Levi’s. Sebagai apresiasi atas pencapaian ini, Rian mendapatkan hadiah berupa uang sebesar 50 juta rupiah yang diserahkan oleh perwakilan Levi’s di Jakarta, 11 Maret 2016 lalu.

Uniknya, Rian menjadikan keindahan pantai Bandealit yang berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri sebagai lokasi pengambilan gambar video touring-nya. “Saya sengaja mengangkat keindahan pantai Bandealit yang masih alami, sekaligus ingin mengenalkan kekayaan potensi tempat wisata di Jember, jadi tidak hanya Pantai Papuma saja,” ujar mahasiswa angkatan tahun 2012 ini memulai kisahnya. Dalam videonya, Rian melibatkan sepuluh anggota komunitas Raung Adventure Trail Jember sebagai aktor utamanya. Sementara untuk pengambilan gambar dilakukan selama dua hari satu malam, dengan melibatkan tiga orang kru termasuk Rian yang bertindak selaku konseptor sekaligus sutaradara. Dalam pengerjaan video ini, Rian selain dibantu oleh kawan-kawan dan dosen di PSTF Fakultas Sastra Universitas Jember.

Menurut Rian, konsep video yang dibuatnya berangkat dari riset akan kekuatan dan keunikan produk, yang dikemudian disandingkan dengan karakter komunitas Raung Trail Adventure sebagai komunitas motor yang sering beraktivitas di alam bebas. Konsep tersebut digambarkan oleh Rian melalui adegan-adegan yang menampilkan semangat pantang menyerah, loyalitas, dan kerjasama dalam menghadapi segala rintangan. “Kebetulan proses shooting-nya sendiri penuh perjuangan, mulai dari jalan menuju pantai Bandealit yang buruk, sampai drone yang digunakan untuk pengambilan gambar sempat jatuh hingga rusak,” ujar Rian mengenang masa pengambilan gambar yang dilakukan tanggal 25 dan 26 Februari 2016 lalu.

Kerja keras Rian terbayar lunas, dewan juri yang terdiri dari enam orang menilai video bikinan Rian memiliki cerita yang kuat, pengambilan gambar yang bagus, dan dihiasi lagu yang mendukung, sehingga layak diganjar sebagai juara pertama. “Hadiahnya akan saya gunakan untuk membiayai pembuatan film dokumenter non narasi mengenai daerah Tapal Kuda sebagai tugas akhir. Saat ini pengerjaannya masih berjalan 20 persen,” pungkas Rian yang kini sudah mendapatkan tawaran bekerja dari beberapa pihak, selepas wisuda nanti. (iim)

Leave us a Comment